Menulis CV yang Menonjol: Tips dan Contoh untuk Pemula Kolaborasi konten Telkom University bersama RevoU
08 Sep 2023CV atau curriculum vitae merupakan profil profesional lengkap tentang kandidat yang melamar kerja. Ada banyak contoh CV dan strategi untuk mengoptimalkan CV kita, namun banyak yang belum tahu mengapa CV sangat penting.
Bukan hanya informasi tentang latar belakang dan pengalaman saja yang harus kita masukkan ke dalam satu lembar A4, tapi banyak hal lain yang bisa kita coba untuk meningkatkan peluang agar lolos ke tahap perekrutan selanjutnya.
Faktanya, rekruter atau HRD dibanjiri CV setiap harinya dan hanya mempunyai beberapa detik untuk review CV kita. Jadi, coba maksimalkan waktu sempit tersebut agar tetap bisa dilirik rekruter dengan informasi dan strategi yang tepat.
Bagaimana cara memaksimalkannya? Dimulai dari profil yang spesifik, detil, dan relevan dengan lowongan yang dibuka. Berikut beberapa tipsnya:
#1 Edit CV Sesuai dengan Informasi Lowongan
Bacalah dengan detil deskripsi lowongan kerja atau magang sebelum melamar dan mengedit CVmu. Identifikasi secara detil kualifikasi, tugas, dan tanggung jawab pekerjaan, karena poin-poin tersebut akan dimasukkan ke dalam CV secara spesifik. Ini adalah satu strategi utama yang terkadang terlewat. Perekrut akan mencari kandidat sesuai dengan kriteria yang tertera, jadi calon-calon kandidat juga harus cerdik.
#2 Informasi Diri
Personal info biasa teridiri dari nama, alamat, nomer yang bisa dikontak, dan pas foto jika diperlukan.
Pastikan foto semiformal dan tersenyum, hindari memakai pas foto dengan baju rapih dan gaya formal, kecuali ada ketentuan foto khusus yang diminta oleh perusahaan (Biasanya perusahaan Jepang mempunya kriteria khusus.)
Untuk informasi kandidat, jangan memberikan detil alamat sampai nomer rumah, RT/RW, dan nama jalan. Lokasi domisli sudah cukup untuk memberikan informasi alamat. Contohnya:
Personal info:
No. Telpon/ Whatsapp
Lokasi Domisili
LinkedIn (Hyperlink)
Portfolio (Dalam bentuk hyperlink dan bila membutuhkan)
Setiap lowongan kerja kriterianya berbeda-beda, bila memerlukan informasi portfolio, bisa di lampirkan di personal info. Selain memberikan informasi lokasi dan latar belakang, bagian dari CV ini bertujuan untuk memberikan informasi kontak yang aktif dan bisa dihubungi (No. HP dan email), agar perekrut bisa menghubungi kandidat dengan mudah.
#3 Tulis Pendidikan yang Relevan
Jangan tulis latar belakang pendidikan dari TK atau SD, cukup tulis pendidikan terakhir seperti S1 dan jelaskan jurusan, mata kuliah relevan, dan topik tugas akhir bila relevan. Tidak perlu tulis IPK bila hasilnya tidak memuaskan. Contoh:
Telkom University
Sarjana Administrasi Bisnis
IPK 3.90 (Cum laude)
2019 - 2023
Mata Kuliah Relevan:
Marketing
Bisnis
Customer behaviour
Tugas Akhir:
Dampak UMKM terhadap pembangunan ekonomi Indonesia.
#4 Penulisan Aktivitas Organisasi Kampus
Selain menuliskan jenis organisasi, jabatan, dan masa jabatan, CVmu akan lebih menonjol bila ada penjelasan tentang ruang lingkup pekerjaan dan juga pencapaian selama kamu menjabat di organisasi tersebut. Contoh:
BEM Fakultas Ekonomi & Bisnis
Bagian Publikasi dan Dokumentasi 2019 - 2021
Bertanggung jawab untuk menjalankan, membuat konten, dan berinteraksi di akun Instagram BEM.
Achievements:
Menaikkan engagement sebesar 20% dari periode sebelumnya, serta berhasil menambahkan followers 50% dari periode sebelumnya dalam waktu 1 bulan.
#5 Penulisan Pengalaman Kerja
Bila kamu ada pengalaman bekerja seperti part-time, magang, atau pekerjaan full-time jangan hanya tulis perusahaan, jabatan, dan masa kerja saja. Fokuskan pada penjelasan di job description dan juga achievements yang terukur selama kamu kerja di perusahaan tersebut. Contoh:
PT Paragon Social Media Intern
Januari 2022 - Juni 2022
Job Description:
Membuat rencana konten selama 1 minggu ke depan. Berkomunikasi dengan audiens melalui direct message.
Achievements:
Menaikkan engagement Instagram sebesar 50% salam 1 bulan.
Begitulah 5 tips penting yang bisa kamu lakukan untuk menonjolkan CVmu diantara kandidat lainnya. Dimulai dari riset informasi lowongan, penyesuaian CV berdasarkan lowongan, personal info yang padat dan jelas, penulisan pendidikan yang relevan, penulisan aktivitas organisasi kampus, dan terakhir pengalaman kerja. Jangan lupa untuk selalu merubah CV sesuai dengan lowongannya dan jangan memakai CV yang sama untuk setiap job openings. Tetap semangat dan good luck!
Artikel di atas merupakan bentuk kolaborasi RevoU bersama Telkom University.